Kamis, 02 Mei 2013

Kios Pasar Kebon Kembang Segera Diundi Pengembang


Thursday, 02 May 2013
Reporter : Herman Bonz
Kios Pasar Kebon Kembang Segera Diundi Pengembang
BOGOR, bogorpos.com - PT. Javana Artha Perkasa segera lakukan pengundian kios blok A, B dan E Pasar Kebon Kembang pasca revitalisasi. Pengundian tersebut akan laksanakan pada pertengahan Mei 2013 mendatang di Gedung Wanita, Jalan Sudirman, Kota Bogor, dibawah pengawasan PD Pasar Pakuan Jaya (PD-PPJ),

Kepala Pasar Kebon Kembang yang juga Ketua Tim Revitalisasi Pasar, Rizal Utami mengatakan, pengundian itu akan dilakukan dalam satu hari pada petengahan Mei mendatang.
"Pengundian akan dilakukan oleh pihak pengembang, sedangkan PD-PPJ hanya mengawasi saja," kata Rizal saat di temui bogorpos.com, Kamis (2/5/13).

Ia menjelaskan, bahwa pengundian dilakukan bagi para pemilik kios sebelumnya. Dimana akan diundi sebanyak 1601 unit kios di Blok A, B dan E.

"Selain pengundian, PT. Javana Artha Perkasa akan menyediakan 300 unit kios yang akan di jual bebas, khususnya kepada masyarakat yang belum mempunyai kios di Pasar Kebon Kembang," jelas dia.
Ditegaskan Rizal, peserta undian tidak boleh mewakilkan atau memberikan kuasa kepada siapapun atau pihak manapun pada saat silakukan pengundian.

"Kecuali memang benar-benar darurat dan terpaksa harus diwakilkan," singkat Rizal.

Dinsosnakertrans Janji Penuhi Tuntutan Buruh

Wednesday, 01 May 2013

Reporter : Herman bonz
Dinsosnakertrans Janji Penuhi Tuntutan Buruh
BOGOR, bogorpos.com - Beberapa perwakilan dari ratusan buruh yang berunjuk rasa di Balaikota dan Gedung DPRD Kota Bogor diterima oleh Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans), Sekertaris Daerah Kota Bogor dan Komisi D DPRD Kota Bogor, Rabu (01/5/13).
Dalam pertemuan dengan para pejabat daerah dan Komisi D tersebut, para buruh meminta kepada Pemkot dan DPRD Kota Bogor untuk mengakomodir tuntutan mereka dan menyediakan sebuah tempat sebagai sekretaris bersama (sekber), selain tiga tuntutan lainnya seperti kenaikan UMK 2013, penghapusan sistem kerja outsourching, dan mendesak pihak-terkait untuk melaksanakan pengawasan secara rutin terhadap perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kota Bogor.
Kadinsosnakertrans Pajar Maulana Yusup mengungkapkan, mengenai tuntutan buruh yang meminta disediakan sekber telah dilaporkannya kepada Sekdakot Aim Halim Hermana. Bahkan, lanjut Pajar, telah diizinkan untuk menggunakan salah satu aset bangunan milik Pemkot di Kawasan Batutulis, Bogor Selatan.
"Soal adanya beberapa perusahaan yang belum bisa melaksanakan kenaikan upah, Dinsosnakertrans melalui tim pengawas yang ada akan melakukan monitoring ke setiap perusahaan meski terbatasnya jumlah petugas," katanya.
Pajar menambahkan, pihaknya pun telah berkomitmen untuk memfasilitasi seluruh tuntutan buruh dan akan memantau kenaikan UMK ini secara intensif.
Hadir dalam pertemuan segitiga itu diantaranya perwakilan dari SPN dan FSPIN, Ketua Komisi D Aep Saefulah, Wakil Ketua Ujang Sugandhi, dan Sekretaris Najamudin. Dari unsur Pemkot ada Sekdakot Aim Halim Hermana, Kadinsosnakertrans Fajar Maulan Yusup, dan Kabid Ketenagakerjaan dan Hubungan Industrial Samson Purba.

Mad Day di Kota Bogor Diwarnai Unjuk Rasa Ratusan Buruh

Wednesday, 01 May 2013

Reporter : Herman bonz
Mad Day di Kota Bogor Diwarnai Unjuk Rasa Ratusan Buruh
BOGOR, bogorpos.com - Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Kota Bogor diwarnai aksi unjuk rasa ratusan buruh dari berbagai aliansi di Balaikota dan Gedung DPRD Kota Bogor, Rabu (1/5/13). Saat menuju Balaikota dan DPRD, para pengunjuk rasa melakukan aksi dorong sepeda motornya sebagai bentuk penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Aksi damai ratusan buruh tersebut menjadi unik dan menraik ketika Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Bogor Fajar Maulana Yusup dan Sekertaris Daerah Kota Bogor, Aim Halim Hermana memberikan hadiah kue tartraksasa yang bertuliskan May Day dan mengucapkan selamat Hari Buruh dari atas kendaraan pengeras suara para demonstran.
Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Serikat Pekerja Nasional (SPN) Jawa Barat, Zulkifli menyampaikan beberapa tuntutan dihadapan Ketua, Wakil Ketua, dan Sekretaris Komisi D serta Sekdakot dan Kadinsosnakertrans. 

Menurut Zulkifli, masih banyak perusahaan di Kota Bogor yang melakukan penangguhan Upah Minimum Kota (UMK) 2013. Hal itu mengindikasikan ketidakjujuran pengusaha yang tidak mengindahkan kebutuhan hidup layak buruh, pasalnya mereka membuat rekayasa laporan keuangan yang merugi, seolah tidak mampu membayar UMK.

"Hal itu terlihat dari indikasi di beberapa perusahaan di tahun 2013 yang justru lebih banyak ditemukan memasukkan tenaga kerja kontrak baru. Sehingga mengakibatkan porsi kenaikan upah bagi karyawan tetap yang sudah bekerja bertahun-tahun menjadi tersisihkan," ungkap Zulkifli.

Menurutnya, indikasi ketidakjujuran perusahaan itu merupakan sebuah realita rekayasa yang sengaja dibuat pengusaha untuk dapat meloloskan penangguhan UMK 2013 dan malah memperkerjakan karyawan kontrak baru dengan upah dibawah UMK yang telah ditetapkan.

"Masih banyak juga perusahaan di Kota Bogor yang mengabaikan norma-norma hukum ketenagakerjaan dengan melakukan pelanggaran seperti soal jam kerja, upah lembur, dan hak-hak normatif lainnya dengan alasan klasik tidak mampu," jelasnya.

Laga Pembuka PERY Cup ke-V Cibinong Bantai Sukaraja 4-1

Wednesday, 01 May 2013

Reporter : Irvan
Laga Pembuka PERY Cup ke-V  Cibinong Bantai Sukaraja 4-1
BOGOR, bogorpos.com - Laga pembuka Piala Emas Rachmat Yasin (PERY) ke-V, yang berlangsung di Stadion Persikabo Cibinong, Selasa (30/4) lalu. Ditandai dengan kemenangan besar juara bertahan, Kecamatan Cibinong, dengan membantai Kecamatan Sukaraja dengan skor 4-1. Pada pertandingan tersebut, Wahyudin mencetak dua gol, sementara dua gol kemenangan Cibinong sisanya diciptakan oleh Nugoroho dan Edi. Sementara gol hiburan Sukaraja didapat dari Adi Setiawan.
Cibinong yang masuk Grup III pada laga kemarin dan menjadi unggulan pada grup itu, langsung melakukan serangan begitu wasit meniup dimulainya pertandingan dengan ancaman dari Febri. Namun peluang tersebut masih belum bisa dikonversi jadi gol. Gol pertama Cibinong tercipta pada menit ke-7, ketika tendangannya mampu menipu barisan pemain belakang Sukaraja. Cibinong, yang diasuh oleh pelatih Juman Pelupessy kembali unggul menjadi 2-0, setelah Wahyudin pada menit ke-34 mampu menjalankan tugasnya sebagai algojo penalti. Setelah, sebelumnya salah satu pemain belakang Sukaraja melakukan handsball ketika mau membuang bola.
Memasuki paruh kedua, kapten Cibinong, Edi menyumbang satu gol menyelesaikan backpass Wahyudin yang melakukan penetrasi ke dekat tiang gawang. Gol cantik dari skema penyerangan itu cukup membuyarkan konsentrasi Sukaraja. Meski demikian, Sukaraja mendapat hadiah penalti dari Kuspriyanto ketika pemain Cibinong handsball. Adi Setiawan yang menendang dari titik putih itu memperkecil 1-3 pada menit 58.
Namun tak berapa lama, kehebatan Cibinong kembali terlihat. Wahyudin menggenapkan keunggulan 4-1 menit 69. Dua kubu sempat melakukan rotasi pemain, namun hingga laga berakhir anak-anak asuh pelatih Juman Pelupessy tetap mengunci kemenangan.

KRL Tengah Malam Jakarta-Bogor Dihapus

Kamis, 02 Mei 2013 10:04 wib 

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menghapus pengoperasian kereta rel listrik (KRL) tengah malam mulai dini hari tadi. Penghapusan jadwal karena jumlah penumpang sangat sedikit.

KRL yang dihapus adalah rute Jakarta Kota-Bogor keberangkatan pukul 00.25 WIB. Dengan penghapusan ini, KRL terakhir dari Jakarta Kota- Bogor menjadi pukul 22.35 WIB. Sementara KRL pertama yang berangkat dari Stasiun Bogor tetap pukul 04.00 WIB.

Kepala Humas PT KAI Daop I Jakarta Sukendar Mulya mengatakan, pengoperasian KRL tengah malam sedianya untuk mengakomodasi para pekerja yang pulang larut malam. Namun, dari delapan rangkaian, saat dioperasikan penumpangnya hanya ada sekira satu sampai dua gerbong. ”Jadi biaya operasionalnya tidak sebanding dengan penumpang yang naik kereta. Itulah alasan kenapa kami menghapuskan kereta tengah malam,” katanya.

Lebih lanjut Sukendar mengatakan, pengoperasian KRL tengah malam membutuhkan banyak dukungan seperti masinis, petugas keamanan, petugas pintu kereta, dan kepala stasiun perlintasan kereta.

“Penghapusan operasional KRL tengah malam akan mempercepat kepulangan para pegawai yang bertugas,” tuturnya. Menurut dia, KRL tengah malam bisa saja kembali dioperasikan jika banyak permintaan. ”Jika operasional diteruskan, tapi penumpangnya sedikit, tentu akan menambah jam kerja para pegawai,” ungkapnya.

Pada 1 April lalu PT KAI mengubah jadwal perjalanan KRL Jakarta Kota-Bogor. KRL pertama dari Stasiun Bogor yang sebelumnya berangkat pukul 04.22 WIB dimajukan menjadi pukul 04.00 WIB. Sedangkan KRL terakhir dari Stasiun Jakarta Kota berangkat pukul 00.25 WIB dan tiba di Stasiun Bogor pukul 01.46 WIB. Sebelumnya jadwal terakhir pada rute ini pukul 22.35 WIB dari Stasiun Jakarta Kota.

Selain itu, jadwal KRL Jabodetabek juga mengalami penambahan dari 514 menjadi 575 perjalanan. Perubahan jadwal ini ditetapkan berdasarkan surat dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Direktorat Jenderal (Dirjen) Perkeretaapian Nomor KA/407/ SK.26/DJKA/2/13 tanggal 25 Februari 2013 tentang Pelaksanaan Gapeka (Grafik Perjalanan Kereta Api) Tahun 2013.

Surat tersebut mulai berlaku pada 1 April 2013. Perubahan perjalanan terjadi di semua lintasan. Rute Bogor-Jakarta Kota/ lingkar Jakarta dari 229 menjadi 266 perjalanan. Lintas Bekasi- Jakarta Kota dari 84 menjadi 103 perjalanan. Sementara rute Tanah Abang-Serpong/ Parung Panjang/Maja dari 74 menjadi 82 perjalanan. Sementara lintas Tangerang- Duri dari 40 menjadi 44 perjalanan.


okezone.com

Rabu, 01 Mei 2013

PSB Resmi Jadi Peserta Divisi Satu PSSI

Tuesday, 30 April 2013
Reporter : Herman Bonz
BOGOR, bogorpos.com - Setelah melalui masa carut-marut berkepanjangan dikepengurusan PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia), akhirnya Badan Liga Amatir Indonesia (BLAI) PSSI, resmi mengumumkan dimulainya kompetisi Divisi Satu tahun 2013, pada Juni mendatang. Pada even tersebut, Klub sepak bola ‘Kota Hujan’ PSB lolos dan masuk daftar sebagai pesertanya.

"Klub berjuluk ‘Laskar Pakuan’ tersebut, telah lolos verifikasi dan masuk dalam daftar peserta yang ditetapkan sebanyak 66 tim dari jumlah sebelumnya yakni 79 Klub, se Indonesia. Hal tersebut didasarkan pada keputusan Kongres PSSI yang mengembalikan roda kompetisi sesuai Peraturan Organisasi (PO) nomor 7 tahun 2009," jelas Wakil Ketua PSB Bogor, Jacky Wujaya kepada wartawan.

Dalam keputusan BLAI sesuai PO Nomor 7 tahun 2009, juga ditetapkan bahwa 66 Klub peserta kompetisi Divisi Satu se Indonesia itu, secara bebas dapat mendaftarkan pemainnya, tanpa batasan usia, namun terhadap klub yang menggunakan mantan pemain profesional, mereka harus menyertakan surat keluar dari bekas klubnya, termasuk melampirkan kontrak kerja kepada pemain dimaksud.

Menanggapi keputusan BLAI itu, Wakil Ketua bidang Pembinaan Prestasi PSB Bogor, Yus Rizal Bolkiah, mengatakan akan segera melakukan penyesuaian terhadap pemain yang akan di daftarkan. “Selama ini, kami sudah menyiapkan tim U 23 sesuai kompetisi tahun lalu. Namun, dengan keputusan BLAI itu, kami akan segera meminta keputusan Ketua Umum, Bambang Gunawan, apakah akan menyesesuaikan juga dengan mendaftarkan pemain usia bebas, lainnya.

Namun, segala persiapan administrasi dan teknis terkait keikut-sertaan tim kesayangan Kota Bogor, PSB pada kompetisi Divisi Satu PSSI itu, akan kembali bermuara dan tergantung dengan permasalahan dana.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, mulai tahun ini PSB Bogor, sudah tidak akan menerima dana hibah dari pemerintah kota (Pemkot) Bogor.
 

Delapan Ton Trenggiling Ilegal Dimusnahkan

Tuesday, 30 April 2013

Reporter : Alfarissy
Delapan Ton Trenggiling Ilegal Dimusnahkan
BOGOR, bogorpos.com – Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jakarta kembali menggagalkan penyelundupan satwa Trenggiling (manis javanica) illegal. Barang bukti yang diamankan petugas Bea dan Cukai Tanjung Priok kemudian dimusnahkan di kawasan hutan konservasi CIFOR Bogor. 


“Sebanyak 8 ton daging dan 334 kilogram sisik Trenggiling beku (frozen) kami musnahkan. Barang bukti tersebut merupakan modus operandi pengiriman ekspor dalam dokumen macckarel fish (ikan kaleng beku),” kata Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati, Direktorat Jendral Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam, Kementrian Kehutanan, Novianto Bambang Wawandono di Bogor, Selasa (30/4/13)


Menurut Novianto, pemusnahan satwa yang dilindungi oleh UU Nomor 5 Tahun 1990 itu merupakan sebuah rangkaian panjang pihaknya dalam memutus rantai penyelundupan Trenggiling illegal. “Tiap tahunnya, penyelundupan Trenggiling illegal terus meningkat. Kami berusaha menyelamatkan satwa Indonesia,” katanya.


Di Indonesia sendiri, habitat Trenggiling banyak ditemui di wilayah Jawa, Sumatra hingga Kalimantan. Aksi penyelundupan hewan yang banyak hidup di hutan itu kian menghawatirkan. 


Sejak 9 Desember 2010 silam, petugas bea dan cukai menggagalkan penyelundupan Trenggiling sebanyak 241 kilogram. Kemudian pada medio tahun 2011, petugas kembali menggagalkan sebanyak 500 kilogram Trenggiling yang siap dikirim ke Negara seperti Taiwan, Hongkong hingga Vietnam. 


Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam DKI Jakarta, Awen Supranata menambahkan, jalur penyelundupan hewan tersebut dilakukan di berbagai pelabuhan seperti Tanjung Priok, Belawan, Tanjung Mas hingga bandara Soekarno  – Hatta.


Menurut Awen, harga daging Trenggiling terbilang mahal, jika dirata-ratakan mencapai Rp 3 juta per kilogram. Sedangkan sisik dari hewan itu dihargai sebesar $ 1 dolar per sisik. “Itulah kenapa marak penyelundupan Trenggiling disamping orang-orang dari Taiwan, Hongkong dan Vietnam dipercaya sebagai obat penyembuh penyakit,” terangnya.

Menjawab langkah pemerintah dalam mengatasi persoalan ini, pihaknya pun tengah berupaya membuat penangkaran Trenggeling seperti di habitat aslinya. “Sejauh ini masih meneliti perkembangbiakan Trenggiling. Lokasinya di CiFOR Bogor,” singkatnya.