Senin, 06 Mei 2013

Sys NS Jadi Sekjen PPD

Bogor: Artis yang juga politisi, Sys NS, resmi ditunjuk menjadi Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Daerah (PPD) menggantikan Adhi M. Massardi yang menjadi Wakil Ketua Umum PPD. "Selain Sys NS, beberapa tenaga baru juga bergabung dengan PPD," kata Ketua Umum PPD, Oesman Sapta, di Cisarua, Bogor, Jawa Barat, Ahad (2/11) malam.

Pria dengan nama lengkap Raden Mas Haryo Heroe Syswanto NS Soerio Soebagio ini sebelumnya adalah salah satu pendiri Partai Demokrat pada 2001 yang selanjutnya memilih hengkang dan mendirikan Partai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada 2006. Namun partai NKRI gagal masuk dalam jajaran partai peserta Pemilu 2009.

Sementara itu, pendiri Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdurrahman Wahid mengatakan, bersedia menjadi pembina partai dengan nomor urut peserta Pemilu 12 tersebut.

Mengenai target partai pada Pemilu 2009, Oesman mengharapkan memperoleh satu kursi setiap provinsi untuk DPR-RI, sehingga secara keseluruhan minimal memperoleh 33 kursi. "Kalau lebih tidak apa-apa," kata Oesman. Seperti pada Pemilu 2004. Saat itu PPD menargetkan 50 kursi di DPRD, namun kenyataannya memperoleh 117 kursi DPRD.

sumber : http://news.liputan6.com

Jumat, 03 Mei 2013

Reses Dewan di Botim Berdialog Dengan Warga

Reses Dewan di Botim Berdialog Dengan Warga
BOGOR, bogorpos.com - Reses Pertama Tahun Sidang 2013 DPRD Kota Bogor Daerah Pemilihan (Dapil) Bogor Timur, menggelar dialog dengan masyarakat di aula kantor Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Bogor Timur, Jalan Raya Wangun No.332 Bogor, Jumat (3/5/13).

Peserta anggota reses dewan dari Dapil Bogor Timur yang hadir berdialoq dengan masyarakat, diantaranya Slamet Wijaya, SE., MM, Hj. Nanny Ratnawaty, Agus Sulaksana, SIP, Jaenal Mutaqin, Dadang Ruhiyana, S.Sos, Tauhid J. Tagor, Ujang Sugandi, Mulyadi, SH, dan Santi Susanti.

Koordinator reses, Slamet Wijaya mengatakan, aspirasi warga yang muncul lebih cenderung kepada bidang fisik, diantaranya dengan adanya keberadaaan terminal wangun, yang dinilai warga akan menimbulkan permasalahan.
"Kemacetan, saluran air (selokan), sampah, itu yang menjadi permasalahan yang dinilai warga akan timbul dengan adanya terminal wangun yang baru," jelasnya.

menanggapi aspirasi warga ini Slamet yang juga sebagai sekertaris komisi A farksi PDI perjuangan mengungkapkan, aspirasi-aspirasi masyarakat ini tentunya harus di akomodir, karena warga ini merupakan warga setempat.
"Tentunya harus berkoordinasi dengan dinas terkait, baik UMKM dan DLLAJ,"katanya.
Dalam kegiatan reses anggota dewan ini turut juga mendampingi, camat Bogor Timur, Ganjar Gunawan yang sangat menyambut baik kegiatan reses tersebut, karena menurutnya, masyarakat bisa langsung menyampaikan berbagai aspirasinya.

Setelah melakukan berdialog bersama masyarakat, peserta reses sempat meninjau keberadaan terminal wangun.

Ratusan Mahasiwa Bogor Datangi Kantor KPK

Friday, 03 May 2013
Reporter : Herman Bonz
Ratusan Mahasiwa Bogor Datangi Kantor KPK
BOGOR, bogorpos.com - Rastusan mahasiswa Bogor yang tergabung dalam Gerakan Maghasiswa (Gema) Bogor Raya datangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jl.HR Rasuna Said Kav C-1 Setiabudi - Jakarta Selatan, Kamis (02/5/13) kemarin siang. Para mahasiwa berorasi di depan halaman gedung KPK terkait beberapa hal terkait adanya dugaan tindak pidana korupsi di Kabupaten Bogor.

Gema Bogor Raya dalam orasinya menyampaikan beberapa tuntutan diantaranya, KPK diminta untuk menuntaskan pengusutan dugaan gratifikasi makam mewah, menugusut dugaan adanya suap ke gedung DPC Partai Demokrat (PD) Kabupaten Bogor dan meminta Ketua DPC-PD mundur dari jabatannya jika terbukti adanya dugaan tersebut.

Tak hanya itu, para mahasiswa juga menuntut KPK untuk memanggil dan memeriksa semua pihak yang diduga turut terlibat menerima aliran dana gratifikasi makam mewah Tanjungsari.

"Kami juga meminta agar KPK memberantas dan membebaskan Kabupaten Bogor dari mafia perijinan," kata koordinator aksi unjuk rasa, Syamsul Anam kepada bogorpos.com.

Para mahasiswa yang berjumlah 120 orang itu merupakan gabungan dari beberapa perguruan tinggi di Kota dan Kabupaten Bogor antara lain, Universitas Ibn Khaldun (UIKA), Universitas Pakuan (Unpak), Bina Sarana Informatika (BSI) dan beberapa perguruan Tinggi lainnya.

Dalam aksi unjuk rasa yang digelar pada pukul 14.00 WIB hingga 16.00WIB itu, para mahasiswa diterima staf Humas KPK, Sugeng. Dalam pertemuan dengan beberapa perwakilan mahasiswa, Sugeng menyampaikan bahwa pihaknya akan meneruskan dan menindak lanjuti semua tututan yang disampaikan Gema.

"Kami akan terus pelajari dan menindaklanjuti aspirasi mahasiswa dan proses itu akan trs berjalan tanpa pandang bulu," kata Sugeng.

Susno Duadji Akhirnya Ditahan Di Lapas Pondok Raje

Friday, 03 May 2013
Reporter : Herman Bonz
Susno Duadji Akhirnya Ditahan Di Lapas Pondok Rajeg
BOGOR, bogorpos.com - Mantan Kabareskrim Mabes Polri, Komjen (Purn) Susno Duadji akhirnya mendekam di Lapas Kelas 2A Pondok Rajeg, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (3/5/13). Susno dieksekusi pada Kamis (2/5/13) malam sekira pukul 23.10 WIB, setelah sebelumnya pihak Penasihat Hukum keluarga Mantan Kapolda Jabar itu menemui Jaksa Agung.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas 2A, Pondok Rajeg Cibinong, Kabupaten Bogor Abdul Hani membenarkan bahwa pihaknya telah menerima penyerahan Susno Duadji dari pihak Kejaksaan Agung.

"Benar, Pak Susno diserahkan kepada kami pada pukul 23.10 WIB didampingi empat orang jaksa dari Kejari dan Keajti," ungkapnya kepada wartawan.

Dikatakannyanya, Susno Duadji sudah berada di ruang Masa Pengenalan Lingkungan (Mapening). Dan Kalapas berjanji tidak akan membedakan perlakukan mantan Kabareskrim Mabes Polri itu dengan tahan lainnya.

"Pak Susno untuk sementara akan ada di Mapening selama dua minggu," lanjut Kalapas.

Sementara itu, Jaksa Agung, Basrief Syarief, dalam siaran Persnya di Jakarta menuturkan, bahwa proses eksekusi bermula ketika dirinya ditemui oleh kuasa hukum Susno pada pukul 14.30 WIB.

"Sore kemarin saya kedatangan seorang tamu bernama Haji Untung yang menyatakan bahwa beliau adalah penasehat hukum keluarga Pak Susno," kata Basrief dalam siaran persnya.

Kepada Jaksa Agung, Untung mengatakan bahwa Susno bersedia dieksekusi, dengan syarat eksekutor harus orang yang ditunjuk langsung oleh Jaksa Agung dan proses eksekusi dilakukan di Lapas kelas 2A Cibinong.

"Saya menyetujuinya. Kemudian saya memerintahkan Kajati DKI dan Kajari Jaksel, saya bicarakan kepada mereka rencana ini, dan tidak ada satupun yang ikut dalam pelaksanaan eksekusi, kecuali saya perintahkan. Jadi tak lebih dari empat orang," ungkapnya.

Susno yang tiba di Lapas kelas 2A Pondok Rajeg pada pukul 23.10 WIB itu, langsung melakukan penandatanganan seluruh berkas-berkas administrasi.

"Berita acara penerimaan itu ditandatangani oleh Pak Susno. Dan yang menerima adalah Abdul Hani dari kemasyarakatan," tegas Basrief.

Empat Pelaku Perampokan Berhasil Dibekuk, Dua Lainnya Buron

Friday, 03 May 2013
Reporter : Herman Bonz
Empat Pelaku Perampokan  Berhasil Dibekuk, Dua Lainnya Buron
CIBINONG, bogorpos.com - Kurang dari satu bulan, jajaran Polres Bogor dibantu Mabes Polri berhasil meringkus empat pelaku dari enam perampok uang milik PT. Leaders Word Indonesia di Kecamatan Gunungputri pada 8 April 2013 lalau. Uang sebesar Rp 800 juta untuk menggaji karyawan raib digondol gerombolan bromocorah tersebut.

Saat dilakukan penangkapan, sempat terjadi perlawan. Bahkan, salah satu tersangka berusaha melompat dari lantai dua. Namun, pihak keopilisan berhasil menangkapnya. Penangkapan dilakukan di empat lokasi. Tiga berlokasi di Jakarta dan Jonggol, Kabupaten Bogor.

"Empat pelaku yang berhasil di tangkap yakni, K (43), B (31), AS (25) dan S (47), dua diantaranya baru keluar penjara Agustus lalu dengan kasus yang sama. Sedangkan dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran, tapi kami sudah mengantongi identitas tersangka," ujar Kapolres Bogor, AKBP Asep Safrudin saat melakukan gelar perkara di depan Kantor Pores Bogor, Jumat (3/5/13).

Barang bukti yang berhasil diamankan Polres Bogor yakni, 6 unit handphon, uang tunai sebanyak Rp25 juta pecahan seratus dan lima puluh ribu, buku tabungan BI dan Simpedes, satu dompet dan tas pinggang untuk mengantongi barbuk.

"Menurut pengakuan ke-empat pelaku, uang hasil rampasan dibagi enam tersangka, masing-masing Rp 80 juta. Dan sisanya dibawa oleh pelaku yang masih buruon," Papar Asep.

Saat melakukan aksinya, lanjut dia, pelaku yang mengendarai sepeda motor membuntuti mobil perusahaan yang membawa uang, mulai dari bank. Disuatu tempat, mereka (tersangka red) memepet mobil tersebut dan memberhentikannya.
"Salah satu dari mere menodongkan pistol, dari pengakuan tersangka pistol itu hanya mainan dan dibawa oleh pelaku yang masih buron," tuturnya.

Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Imron menambahkan, sebelum melakukan aksinya, pelaku terlebih dahulu melakukan pemetaan dan merencanakan dengan matang. Tersangka K yang merupakan sopir mobil yang membawa uang perusahaan turut membantu dalam merencanakan perampokan tersebut.

2014 Kota Bogor Terbebas Dari BAB Sembarangan

Friday, 03 May 2013
Reporter : Herman Bonz
2014 Kota Bogor Terbebas Dari BAB Sembarangan
BOGOR, bogorpos.com - Percepatan pembangunan sanitasi di Kota Bogor mendesak untuk segera dibenahi. Bukan hanya dengan meningkatkan jumlah dan mutu sarananya, tapi juga dengan memperbaiki perilaku masyarakatnya. Untuk itu, persoalan sanitasi, bukan lagi urusan masing-masing individu. Perlu dukungan semua pihak baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat, masyarakat dan swasta untuk menciptakan Kota Bogor yang sejahtera melalui peningkatan taraf kesehatan masyarakat dan lingkungan yang sehat.

“Targetnya, pada tahun 2014. Stop BABS (Buang Air Besar Sembarangan), pengurangan timbunan sampah dari sumbernya dan penanganan sampah yang berwawasan lingkungan, serta pengurangan genangan di sejumlah wilayah Kota Bogor,“ ungkap Sekretaris Daerah Kota Bogor Aim Halim Hermana dihadapan peserta workshop penguatan kelembagaan Unit Pengelola Teknis Daerah Pengelolaan Air Limbah/ Instansi Pengolahan Lumpur Tinja  (UPTD PAL/IPLT)

Terkait dengan pengelolaan air limbah di Kota Bogor, Aim mengungkapkan, kondisi eksisting pengelolaan air limbah untuk layanan air limbah (off-site atau sewerage system) baru menjangkau 0,2 persen dari rumah tangga. Sebagian besar lainnya masih menggunakan sistem setempat (on site), baik itu tangki septik, cubluk, maupun lainnya. Sedangkan layanan air limbah  melalui sistem off site yang di kelola IPAL (Instalasi Pengelolaan Air Limbah) dengan jumlah sambungan rumah  baru sekitar 355 sambungan, dari kapasitas disain sebesar 600 sambungan. 

“Saat ini, Kota Bogor sudah memiliki satu Instansi Pengelolaan Lumpur Tinja (IPLT) berkapasitas 26 m3/hari.“IPLT  yang dibangun pada tahun 2011 terletak satu area dengan IPAL Tegal Gundil Kecamatan Bogor Utara,“ urai Aim Halim.

Aim menambahkan, upaya Pemerintah Kota Bogor untuk menghilangkan Buang Air Besar Sembarangan ditempat terbuka yang dilakukan saat ini yaitu melalui sistem komunal/ intermediate. Insitusi pengelolaan air limbah (off site system) dikelola oleh Unit Pengelola Teknis Daerah ( UPTD) Pengelola Air Limbah (PAL) pada Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Bogor.

Workshop yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bogor bekerjasama dengan Indonesian Urban Water Sanitasian Hygine (IUWASH) selama dua hari, Rabu-Kamis, 1-2 Mei 2013 di Restoran Sunda Gurih 7 Jl. Pajajaran No.102 Kota Bogor.
 

Aneka Panganan Dari Jamur Buatan Ibu Ade Sehat & Bergizi

Monday, 03 December 2012
Reporter : Rizal/Sofian

Tajur, bogorpos.com - Masyarakat Indonesia dan Bogor khususnya pasti sudah tidak asing lagi dengan berbagai olahan makanan yang terbuat  dari bermacam jenis jamur,  diantaranya sekian banyak jenis jamur yang paling umum dipakai sebagai bahan makanan adalah jamur  tiram dan  jamur kuping.
Diantara sekian banyak usahawan yang berbisnis kuliner khususnya panganan dari jamur, tersebutlah Ibu Ade Rohayati yang telah merintis usaha ini sejak 4 tahun yang lalu, tepatnya tanggal 07 Oktober 2009.
Hingga saat ini, sudah ada 11 macam produk makanan yang telah dihasilkan oleh Ibu Ade Rohayati. Diantaranya adalah kripik jamur tiram organik, sate jamur tiram, nugget jamur tiram, es jamur kelapa muda, abon jamur tiram, baso jamur tiram, sosis jamur tiram, bolu jamur tiram, pastel jamur tiram, sus jamur tiram, somay jamur tiram, dan cheesestick jamur tiram.

Diantara kesebelas produk tersebut, Ibu Ade menceritakan kalau Cheestick jamurnya adalah yang paling laris dan disukai oleh pelanggannya.
Kelebihan dari produk makanan berbahan dasar jamur buatan Ibu Ade ini adalah kandungan gizi yang lebih tinggi dan non kolestrol.

Untuk yang berminat mencoba produk makanan buatan Ibu Ade, dapat membelinya dikios Ibu Ade yang berada di farm Teras Air di jalan raya Tajur atau langsung ke rumahnya di Jl. Raya Tajur RT 01/05 Kelurahan Pakuan.  Atau dapat menghubungi nomor 081280500834.